Jumat, 20 April 2012

wirausaha mandiri mahasiswa


Siapa bilang selama menjadi mahasiswa kita nggak bisa jadi pengusaha? Expo Wirausaha Muda Mandiri dengan tagline “kewirausahaan Untuk  Kemandirian Negeri” menjawab kegamangan saya untuk berbisnis sambil kuliah. Tidak hanya terpicu oleh semangat yang dikobarkan para mahasiswa-pengusaha dari seluruh penjuru Indonesia yang sudah bisa menyejahterakan banyak orang sembari menempuh pendidikan kuliah, pernyataan Sandiaga S. Uno dalam talkshow pasca-pengumuman pemenang WMM 2011 juga turut memantapkan tekad saya. “Masa keemasan seorang manusia adalah hingga ia berusia 25 tahun. Hingga usia itu, seseorang masih bisa tidak tidur selama 2 hari berturut-turut tanpa merasa lelah. Selepas itu, daya tahan tubuh akan menurun. Maka dari itu, gunakanlah masa muda kalian untuk bekerja keras dan mulai membangun usaha!”
Saya terhenyak. Benar juga, jika saya harus menunggu hingga saya lulus, lalu baru menjadi pengusaha, maka saya akan merugi. Katakanlah, jika saya harus menunggu lulus terlebih dahulu (22 tahun), lalu baru memulai usaha, maka saya hanya memiliki kesempatan sebanyak 3 tahun untuk benar-benar bekerja keras membangun usaha. Itu pun, masih mendapat tekanan pasca-lulus dari berbagai faktor seperti tuntutan untuk bekerja atau membina keluarga. Jika memang benar-benar ingin menjadi pengusaha, maka langkah terbaik adalah memulainya segera.
Saya jadi teringat akan kisah Ciputra, seorang pengusaha kelas atas negeri ini, yang mana salah satu tipsnya untuk menjadi pengusaha sukses adalah dengan bekerja sambil kuliah. Ciputra yang menempuh pendidikan di Arsitektur ITB, sudah merintis usaha konsultan arsitektur semenjak semester lima. Hasilnya? Tanya saja, siapa yang menggawangi Bintaro Jaya, Taman Impian Jaya Ancol, kawasan Pondok Indah, dan Perusahaan Konstruksi Jaya? Jawabannya: Ciputra! Demikian prinsip hidup pengusaha yang membangun konsorsiumnya di mana-mana itu: “Belajarlah seperti kamu bekerja, dan bekerjalah seperti kamu belajar. Dengan mengkombinasikan keduanya, maka kamu akan mendapatkan pelajaran yang lebih berharga.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar